Pekalongan, ANTARA JATENG – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Kepolisian Resor Kota setempat akan memberi pelatihan masyarakat agar tidak terpancing isu terkait dengan berita hoax.

Asisten I Kota Pekalongan, Doyo Budi Wibowo di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa pemkot dan polres segera membentuk tim terpadu dengan melibatkan masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran berita hoax.

“Pelatihan ini bertujuan masyarakat tidak mudah terpancing dengan adanya berita hoax yang nantinya bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

Menurut dia, ada sejumlah ciri untuk mengenali isi berita hoax, antara lain pada judul, sumber berita atau website, dan melihat hal itu fakta atau bukan.

“Hal inilah, nantinya kami akan memberikan pelatihan pada masyarakat agar mampu mengenali informasi atau berita hoax,” katanya.

Kepala Polresta Pekalongan, AKBP Enriko Sugiharto Silalahi mengatakan polri akan menyusun langkah untuk menyikapi semakin maraknya beredarnya berita hoax pada masyarakat.

“Kami akan menentukan beberapa langkah untuk menindaklanjuti kegiatan yang bertujuan untuk memerangi berita hoax. Kami berharap pada masyarakat bisa terlibat untuk memerangi berita hoax atau informasi bohong itu,” katanya.

Ia mengatakan dengan memiliki kemampuan mengenali berita hoax maka masyarakat akan semakin cerdas dan tidak mudah terpengaruh terhadap berita bohong tersebut.

“Kami minta masyarakat tidak mudah terpancing terhadap berita atau informasi yang menyesatkan,” katanya.

Sumber : http://www.antarajateng.com/detail/warga-pekalongan-terus-dilatih-kenali-berita-hoax.html